Home / Page /
Membedah Ceruk Pasar dan Peluang Bisnis Berbasis Syariah di Indonesia dan Dunia : Relevansinya dengan UU JPH Nomor 33 Tahun 2014 serta peluang kerja sama pembiayaan melalui perbankan syari'ah.

Peluang dan Tantangan Bisnis Sehat-Aman dan Bersertifikasi Halal ( Prosedur dan Mekanisme Pengurusan Registrasi Produk Sehat-Aman dari BPOM dan Sertifikasi Halal melalui BPJPH MUI sesuai Perundangan yang Berlaku).

Loading Events

« All Events

Peluang dan Tantangan Bisnis Sehat-Aman dan Bersertifikasi Halal ( Prosedur dan Mekanisme Pengurusan Registrasi Produk Sehat-Aman dari BPOM dan Sertifikasi Halal melalui BPJPH MUI sesuai Perundangan yang Berlaku).

July 25 @ 8:00 am - 4:30 pm

LATAR BELAKANG MASALAH

  1. Penelitian menyebutkan INDONESIA merupakan negara dengan pasar terbesar di dunia untuk produk-produk halal. Hampir lebih dari 3.000 produk halal yang bisa dikembangkan di Indonesia. Terutama di sektor pangan halal, fesyen halal, kecantikan, kesehatan, dan wisata halal. Namun sampai sekarang Indonesia masih menjadi market bukan sebagai pemain.
  1. Dikutip dari laman MediaIndonesia (08/11/17), Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengakui banyak negara yang sudah mengembangkan gaya hidup halal (halal lifestyle) meski bukan negara Islam atau negara dengan mayoritas muslim. Seperti Austrialia sudah mengembangkan daging sapi halal, Thailand dengan bumbu dapur dan makanan halal, Korea Selatan lewat kosmetik halal, dan lainnya. Sementara Indonesia masih berkutat dalam pengembangan keuangan syariah.
  1. Berdasarkan data Thomson Reuters tahun 2016, Indonesia memiliki sektor potensial untuk dikembangkan sebagai industri berbasis halal di bidang makanan –minuman, kecantikan dan kesehatan ( fashion), jasa keuangan dan pariwisata. Oleh karena itu, penting bagi kalangan industri, baik industri pengolahan makanan – minuman, maupun industri kecantikan dan kesehatan di Indonesia mendapatkan registrasi aman dari Badang Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikasi dan logo halal dari MUI, mengingat mayoritas penduduk di Indonesia adalah muslim.
  1. Berkaca pada hal tersebut, kami ( pengelola aman berita gaya hidup sehat menyeluruh, sehatAlami.Co bekerja sama dengan Koranbumn.com yang berada di bawah bendera PT. Barka Cahaya Mediatama) mengundang praktisi bisnis di bidang minuman dan makanan, produk kesehatan dan kecantikan, serta jasa dan pariwisata berbasis syariah untuk mengikuti workshop dan seminar bertajuk, Peluang dan Tantangan Bisnis Bersertifikasi Halal (Prosedur dan Mekanisme Pengurusan Registrasi BPOM dan Sertifikasi Halal melalui Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH) MUI sesuai Perundangan yang Berlaku)”

TUJUAN &  SASARAN

  1. Memfasilitasi dan mendorong para pelaku usaha nasional maupun Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memahami landasan hukum dan filosofi mengenai ketentuan produk dan pangan “halalan toyiba” – halal lagi baik bagi kebaikan, kenyamanan, dan keberlangsungan gaya hidup sehat seimbang selaras dengan alam.
  1. Membedah peluang dan tantangan Indonesia sebagai pemain dan pelaku bisnis halal dunia dan bagaimana Indonesia bisa menjadi tuan di negeri sendiri, terutama untuk bisnis di sektor pangan halal, fesyen halal, kecantikan, kesehatan, dan wisata halal.
  1. Memberikan pencerahan terkait dengan sistem, prosedur, dan persyaratan terhadap perusahaan yang ingin memperoleh registrasi aman dari BPOM serta sertifikat halal LPPOM MUI, baik industri pengolahan (pangan, obat, kosmetika), Rumah Potong Hewan (RPH), dan restoran/katering/dapur, sehingga memudahkan bagi semua stokeholders ; perusahaan nasional maupun masyarakat pelaku UKM di Indonesia dapat menjalankan bisnisnya dengan mudah dan nyaman.

APA YANG DI DAPAT PESERTA

  1. Wawasan dan pemahaman yang utuh terkait pentingnya memproduksi dan mengonsumsi produk-poruk yang halal dan baik ( halalan toyiba ) – dalam rangka menciptakan kenyamanan dan kesehatan secara menyeluruh bagi masyarakat muslim.
  1. Memahami peluang dan tantangan serta trend bisnis untuk produk bersertifikasi halal di dunia saat ini, termasuk di Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim serta membedah peluang kerja sama pembiayaan melalui  perbangkan berbasis syari’ah.
  1. Memahami ketentuan dan pemberlakuan Undang-undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) Nomor 33 tahun 2014 tentang JPH, dalam mendukung tumbuh kembang iklim usaha halal di Indonesia.
  1. Memahami prosedur pengurusan registrasi aman dari BPOM dan sertifikasi halal dari LPPOM MUI secara utuh untuk setiap katagori jenis usaha ; syarat dan ketentuan praktis dari proses awal hingga hasil akhirnya, sehingga berhak memasang logo halal dari MUI untuk kategori bisnis yang dimiliki.

SASARAN PESERTA

  1. Perusahaan dan pengusaha nasional dan pelaku UKM/UMKM di bidang produk kesehatan dan kecantikan nasional.
  2. Perusahaan dan pengusaha nasional serta pelaku UKM/UMKM di bidang produk minuman dan makanan nasional.
  3. Perusahaan dan pengusana serta palaku usaha UKM/UMKM di bidang jasa keuangan dan pariwisata nasional
  4. Para pemangku kepentingan di bidang usaha dan bisnis yang memiliki peminatan terhadap sektor usaha berbasis halal di Indonesia.
  5. Para stokeholder dan masyarakat bisnis dan pelaku usaha di Indonesia pada umumnya.

MATERI WORKSHOP DAN  NARA SUMBER

  1. Dr. Nasarudin, MA,* Guru Besar Tasfir Hadits UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tema : Memahami Konsep Halalan Toyyiba dalam Pola Komsumsi dan Gaya Hidup   Modern    serta Aplikasinya dalam Usaha dan Bisnis Berbasis Halal.
  2. Moch Hadi Santoso, Direktur Utama BRI  Syariah  Tema : Membedah Ceruk Pasar dan Peluang Bisnis Berbasis Halal  di Indonesia dan Dunia : Relevansinya dengan UU JPH Nomor 33 Tahun 2014 serta Peluang Kerja Sama Pembiayaan melalui Perbangkan Syari’ah.
  3. Dr. Ir. Lukmanul Hakim, M. Si ., Direktur Pelaksana Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik MUI. Tema : Membedah Ketentuan Pemberlakuan Perundang-undangan tentang Undang-undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) Nomor 33 tahun 2014 tentang JPH :  Prosedur Pengurusan Sertifikasi Halal LPPOM MUI, baik industri pengolahan (pangan, obat, kosmetika), Rumah Potong Hewan (RPH), dan restoran/katering/dapur, dan Pariwisata.
  4. Peny Kusumastuty Lukito, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI  Tema : Prosedur Pengurusan Perizinan BPOM, dan  Dinkes RI Sesuai dengan Perundangan yang Berlaku untuk Usaha dan Bisnis Produk Kecantikan, Kesehatan, dan Makanan Olahan Sehat dan Aman. 

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

  • Hari : Rabu
  • Tanggal : 25 Juli 2018
  • Pukul : 08.00 – 16.00 WIB
  • Tempat : Ball Room Acacia Hotel,  Jakarta Pusat,

INFORMASI DAN PENDAFTARAN

  • Setiap peserta akan mendapatkan Seminar Kit, Makan Siang, Coffee Break dan Sertifikat
  • Kontribusi Kepesertaan : Rp. 1.500.000,-/peserta
  • Biaya termasuk paket meeting selama 1 hari, Seminar Kit
  • Biaya Tidak termasuk Penginapan /akomodasi

Majalah www.SehatAlami.Co |KoranBumn.Com – PT Barka Cahaya Mediatama
Jl Pertanian Tengah No. 14
Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur
email: infosehatalami@sehatalami.co | msehatalami@gmail.com

email: pelatihanbumn@gmail.com | koranbumn@gmail.com

Informasi & Pendaftaran :
Sdr Erik Y Aradena WA/M. 0813 8084 1716 |  M. 0816 161 7759

Sdr. Ahmad Kholil WA/M : 0812 8944 4421 | Agus Tri M/WA : 0888 6129 212

Websete : www.sehatalami.co | www.koranbumn.com

 

Organizer

PT Barka Cahaya Mediatama
Phone:
0813 8084 1716
Email:
msehatalami@gmail.com
Website:
www.sehatalami.co

Venue

Ball Room The Acacia Hotel
Jakarta Pusat, Jakarta Indonesia + Google Map