Home / HERB AND FOOD / Minumlah Sesuai Kebutuhan, Tidak Mesti 8 Gelas Sehari
Foto | http://www.eatthis.com
Foto | http://www.eatthis.com

Minumlah Sesuai Kebutuhan, Tidak Mesti 8 Gelas Sehari

Mungkin kita pernah dengar aturan minum delapan gelas sehari. Aturan itu bisa jadi adalah ukuran minimal. Tetapi juga bisa ukuran maksimal, tergantung dari kebutuhan individual. Artinya apakah aturan minum delapan kali sehari sudah tidak relevan?

“Sebenarnya sudah sering saya sampaikan bahwa aturan minum itu tidaklah baku. Minumlah hingga cukup, hingga air kencing tidak berwarna saja,” ujar Dr. dr.Tan Shot Yen, M.Hum.,  Founder Wellbeing Clinics & Remanlay Special Needs’ Health soal aturan dan kebutuhan asupan air harian manusia dewasa.

Dikatakannya, kebutuhan setiap orang akan asupan air tidaklah sama. Bahkan orang yang sama dalam situasi yang berbeda butuh asupan air yang tidak sama. Ia mencontohkan, “Jika saya terbang 10 jam di pesawat dengan suhu dingin, kebutuhan air tidak mungkin sama, jika saya berpeluh-peluh  kerja bakti kuras got di depan rumah di tengah hari,” katanya menjelaskan.

Lalu berapakah kebutuhan asupan air kita yang tepat? Sebuah riset  tahun 2016 yang dilakukan oleh peneliti di Monas University, Australia dan telah dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences, menyebutkan bahwa takaran kebutuhan minum seseorang  adalah sesuai kebutuhan tubuhnya sendiri  atau sangat individual.

Alasannya seperti juga dimuat dalam lapaoran Kompas.com,  adalah saat seseorang tidak butuh minum, secara fisik dia akan kesulitan untuk menelan. Jadi, mengetahui cukup tidaknya konsumsi air dapat dilakukan dengan mendengarkan tenggorokan saja. Mekanisme praktis ini sekaligus memperkuat fakta bahwa kebutuhan air setiap orang berbeda. “Jika kita melakukan apa yang tubuh kita butuhkan, kita mungkin akan melakukannya dengan benar, minum sesuai kebutuhan dan bukan berdasar pada jadwal yang rumit,” kata Michael Farrell, peneliti dari Monash.

Baca juga : Ingin Otak Lebih Muda 11 Tahun, Konsumsi Sayuran Hijau

Pada penelitian tersebut, Michael Farrell dan timnya  meminta 20 peserta untuk menilai usaha yang dibutuhkan untuk minum air dalam dua kondisi: setelah berolahraga saat mereka haus, dan kondisi saat mereka dibujuk untuk minum air berlebih. Tim menemukan bahwa ada peningkatan tiga kali lipat usaha menelan setelah orang-orang minum terlalu banyak air. Hal ini menandakan bahwa tubuh mengatur seberapa banyak air yang dikonsumsi sehingga membuat tenggorokan lebih sulit untuk meminumnya. 

Check Also

Foto | www.endocrineweb.com

11 Sumber Zat Gizi Penting Anti Osteoporosis

Hal yang sering dikhawatirkan dari osteoporosis adalah dampak yang harus ditanggung jika seorang mengalami osteoporosis. …