Home / GREEN LIFE / Plesir ke Kota Wisata Angin Mamiri
Wisata Angin Mamiri

Plesir ke Kota Wisata Angin Mamiri

Sudah pernah berkunjung ke tempat-tempat wisata di kota Makasar? Ada beberapa lokasi wisata alam eksotis yang bisa Anda nikmati di sana. Beberapa lokasi di antaranya dikagumi oleh banyak wisatawan manca Negara. Mereka terpesona oleh potensi wisata alamnya yang sangat indah dan masih asli serta dikenal luas memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Taman Nasional Batimurung adalah salah satunya. Karst  Maros Pangkep, juga tak kalah seru, sebab merupakan gugusan karst terindah dan terbesar kedua di dunia, setelah China. Bagi yang menyukai keindahan panorama pantai dan hembusan semilir angin sepoi sambil menikmati sunrise atau sunset di pagi atau sore hari bisa, berkunjung ke pantai Tanjung Bira atau Pantai Losari.

Ke tempat-tempat inilah, belum lama ini saya berkunjung. Perjalanan Jakarta – Makasar kurang lebih bisa di tempuh selama 2 jam tanpa transit dengan pesawat melalui rute Bandara Internasional Soekarno Hatta  –  Sultan Hasanudin, Ujung Pandang Makasar. Inilah Bandara Internasional kebanggaan warga Kota Makasar.

Taman Nasional Batimurung

Dari bandara internasional Hasanudin, Ujung Pandang ini, saya menempuh perjalanan selama 60 menit ke arah utara kota Makasar menuju Taman Nasional Bantimurung, Bulusaruang yang terletak di Kecamatan Bantimurung, Maros.

Inilah salah satu tempat paling favorite di tanah Makasar yang paling sering dikunjungi oleh para turis dan pelancong dari dalam dan luar negeri. Tempat ini terkenal dengan tekstur bebatuan alamnya yang indah. Ada banyak goa-goa dari bebatuan karst yang tersebar di sepanjang luasan lembah bukit kapur di area ini.  Keindahannya panorama alam yang masih asli di antara celah bukit kapur yang curam, goa-goa dan air terjun yang indah dapat ditemui di area ini dan memberi kesan tersendiri. Rerimbunan vegetasi hutan hujan tropisnya juga tak kalah elok.

Di sinilah, rupanya kawasan konservasi nasional, rumah alam terluas dari aneka ragam pesona kupu-kupu yang dilindungi oleh pemerintah daerah setempat itu. Tak kurang  ada sekitar 133 jenis kupu-kupu dari sekitar 20 spesies berbeda dapat ditemui di area ini.  Bagi Anda yang berkunjung ke area Taman Nasional Bantimurung antara Januari sampai Maret, niscaya akan dapat melihat secara langsung siklus metamorphosis aneka jenis kupu-kupu, sejak dari ulat, menjadi kepompong sampai bisa menjadi kupu-kupu dewasa dengan warna dan warni catik mempesona. Tidak jauh dari taman kupu-kupu ini, Anda dapat menyaksikan indahnya air terjun Bantimurung. Anda juga dapat merasakan secara langsung sejuk dan segarnya air terjun di area ini. Jika bosan dengan suasana air terjun, Anda dapat  berkunjung dan melihat keunikan goa Batu dan goa Mimpi tak jauh dari lokasi ini.

Check Also

Foto | www.romper.com

Ssssst! Hati-hati  Ada Bukti Baru, Begadang Meningkatkan Risiko Kematian Dini, Lho!

“Malam minggu gak asyik klo gak begadang,”kata sebagian orang. Bahkan ada istilah “SKS” sistem kebut …