Home / HOLISTIC LIVING / Sehat saat Lanjut Usia (Lansia), Apa yang Perlu Diperhatikan?
Foto | http://planh.ca
Foto | http://planh.ca

Sehat saat Lanjut Usia (Lansia), Apa yang Perlu Diperhatikan?

Hal yang perlu dipahami, gambaran usia tua yang diinginkan sering berpengaruh terhadap sikap hidup dan cara pandang seseorang dalam menjalani hidupnya.

Jika seseorang memandang diri sudah tua dan tidak berguna lagi, maka secara otomatis pancaran dan sikap mental orang tersebut akan menggambarkan bahwa dirinya telah menjadi sosok lansia yang tidak berdaya. Namun, jika seseorang memandang diri sebagai lansia yang dibutuhkan keluarga atau lingkungan, maka sikap dan mentalnya pun akan menggambarkan bahwa dirinya adalah sosok yang tegar, bijak, dan bermakna.

Karena itu, penting untuk membiarkan pikiran tetap merasa muda, bahkan semuda yang dapat dibayangkan. Karena menurut Scott C Litin, MD, editor kepala buku Mayo Clinic Family, ternyata berpikir positif, memiliki selera humor tinggi, serta mampu menerima berbagai perubahan, terbukti dapat meringankan beban pikiran dan membantu setiap orang untuk mengatasi masalah yang dihadapi.

Selain itu, setiap orang juga perlu tahu apakah peran dan tujuan dalam hidupnya karena itulah sejatinya setiap diri. Setiap manusia dihadirkan dengan suatu tugas misi sendiri. ”Indonesia diciptakan dengan begitu banyak sumber dan pendukung untuk pencapaian itu, ” ujar Dr Kasim Rasjidi, SpJP (K),  SpPD, CTM,  Master Practitioner NLP, Health and Life Coach & Counselor, Founder Health & Life Reconnection.

Namun, lanjut Dr Kasim, sebagian dari kita belum menyadari bahwa di Indonesia, kita memiliki semua yang dibutuhkan untuk bisa hidup sehat sampai tua, tetapi di sisi lain sebagian besar kurang bahkan tidak menghargai karunia alam ini.

Sebagai manusia, kita masih sering tidak menghargai kemampuan untuk menghargai diri sendiri.  Padahal, tanggung jawab sejati setiap orang adalah pada dirinya sendiri dan spiritualnya. Kebiasaan sejak dini sangat diperlukan untuk persiapan di hari tua.

Karenanya, jangan lupa untuk merencanakan kehidupan seperti apa yang akan dijalani dan dengan siapa akan dilewatkan saat tua nanti. Selain pola makan, demikian juga dengan pola pikir dan rasa yang perlu dilatih untuk cerdas sejak dini. Membiasakan hidup dengan sehat yang alami, mengambil tanggung jawab pribadi, dan kontrol diri di setiap kejadian akan semakin mematangkan dan mendewasakan diri dengan selaras.

Pikirkan juga jenis kegiatan dan olahraga apa yang sesuai, serta keterampilan apa yang dibutuhkan untuk mendukung kehidupan dalam 10, 20, atau 30 tahun yang akan datang. Dengan mengetahui apa saja yang berpengaruh terhadap kesehatan, dan apa yang akan dilakukan kelak, maka kita dapat memikirkan siasat yang bisa diterapkan untuk mendukung kesehatan kita, agar selain berumur panjang, juga tetap sehat, bahagia, dan sejahtera. (bersambung)

Check Also

Foto | saison-chienowa.jp

Dampak Buruk Stress Bagi Perusahaan : Bijaklah Mengelola Waktu

Sebuah penelitian terhadap para kekerja di Inggris menyebutkan satu dari enam karyawan di Inggris mengalami …