Home / HERB AND FOOD / Herb / Tantangan Baru Industri Farmasi Menyambut Kewajiban Sertifikasi Halal 2019
Foto | Dok. Prabu - Direktur Supply Chain PT Kalbe Farma Tbk Pre Agusta Siswantoro
Foto | Dok. Prabu - Direktur Supply Chain PT Kalbe Farma Tbk Pre Agusta Siswantoro

Tantangan Baru Industri Farmasi Menyambut Kewajiban Sertifikasi Halal 2019

Kedua, produk itu sendiri. Pre menyatakan bahwa dalam pembuatan suatu produk, maka perlu diperhatikan mengenai nama produk, bahan atau formula yang digunakan, serta proses pembuatan produk tersebut. “Jadi jangan bikin, misalnya kalau promaag rasa vodka. Nanti jadi masalah. Atau komix rasa tequilla, nanti jadi problem juga. Jadi ini hal-hal yang kita harus antisipasi,” ujar Pre pada saat menyampaikan pemaparannya dalam workshop yang digelar oleh Policy Research Analysis and Business Strategy (PRABU) pada Rabu (25/10) di Jakarta.

Baca juga : Menuju 2019 Wajib Halal : Enam Asas Utama dalam UU Jaminan Produk Halal

Ketiga, infrastruktur. “Infrastruktur ini pabriknya seperti apa? Jadi, nanti perlu ditentukan dulu produk yang dihalalkan itu secara keseluruhan atau sebagian, sehingga mulai sekarang sudah mulai dipisah-pisahkan,” ujarnya.

Pre juga menyatakan bahwa perlu adanya investasi untuk penyediaan fasilitas. Apabila menggunakan fasilitas bersama, maka perlu didukung dengan dokumen pendukung yang diajukan kepada vendor, baik dalam ataupun luar negeri.

“Jadi ini adalah pekerjaan yang mulia. Tapi challenges-nya banyak. Sehingga kita berharap pemerintah dalam melakukan ini ada tahapan-tahapannya sehingga semua bisa berjalan dengan baik karena kalau terlalu dipaksakan, yang kami takutkan adalah jika dibebani semua orang tidak bisa produksi, tidak ada barang. Nah jadi ya itu tadi, baik, tetapi ada challenge-nya,” pungkasnya.

( SA, sumber : www.kliklegal.com)

Check Also

Foto | www.alive.com

5 Peran Penting Magnesium untuk Kesehatan. Ini yang Penting Diketahui!

Ketika kita belajar lebih banyak tentang magnesium dan peran yang dimainkannya dalam tubuh kita, para …