Home / Food / 5 Jenis Super Food, Sang Penyelamat dari Gangguan Penyakit
FOTO | Dok. www.livescience.com

5 Jenis Super Food, Sang Penyelamat dari Gangguan Penyakit

  • Ingin terlindung dari serangan penyakit? Mudah saja, ayo berkenalan dengan para super food berikut ini!
  • Super food adalah bahan pangan yang sebagian besar berbasis nabati, tetapi juga beberapa ikan dan susu – yang dianggap padat nutrisi dan karenanya baik untuk kesehatan seseorang.

Sehatalami.co ~ Super food atau makanan dengan kualitas nilai gizi super adalah makanan – sebagian besar berbasis nabati, tetapi juga beberapa ikan dan susu – yang dianggap padat nutrisi dan karenanya baik untuk kesehatan seseorang.

Blueberry, salmon, oats, susu hanyalah beberapa contoh makanan yang telah mendapatkan label “makanan super”. Namun, tidak ada kriteria yang ditetapkan untuk menentukan apa dan apa yang bukan makanan super, menurut American Heart Association.

“Makanan super tidak berarti merupakan kelompok makanan sendiri,” kata Despina Hyde, ahli gizi dalam program manajemen penurunan berat badan di Langone Medical Center, Universitas New York.

“Sebagai ahli gizi, saya pikir ‘makanan super’ lebih merupakan istilah pemasaran untuk makanan yang memiliki manfaat kesehatan,” katanya. Berikut ini hanya beberapa contoh dari  super food tersebut.

1. Oats

Kaya akan mineral besi, seng, kalium, dan vitamin E. Sereal yang memiliki nilai GI (Glycemic Index) rendah ini sangat tinggi serat dan rendah natrium (garam). Karena itu cocok untuk menurunkan kolesterol, terutama kadar LDL alias kolesterol jahat.

Oats dicerna secara perlahan, sehingga bisa mempertahankan rasa kenyang sekaligus mengontrol kadar gula darah agar tidak melonjak secara drastis.

Kandungan glutennya sangat rendah dan sangat bersahabat bagi kesehatan pencernaan karena mengandung probiotik yang berperan sebagai bakteri baik di dalam usus sehingga mencegah konstipasi, diare, gangguan usus dan hemoroid (ambeien).

READ  Apakah Gula Merah Lebih Oke?

 2. Air

Sangat penting bagi pencernaan dan penyerapan vitamin dan zat gizi lainnya, bermanfaat untuk proses detoksifikasi hati dan ginjal, mengeluarkan sampah dari dalam tubuh, serta mencegah konstipasi. Air sama sekali tidak mengandung zat kimia dan zat aditif, karena itu sangat disarankan untuk minum air sebanyak 8 gelas setiap hari.

Dehidrasi (kekurangan air) akan mengentalkan darah Anda, yang mengakibatkan tubuh dan jantung harus bekerja lebih keras. Ini akan meningkatkan tekanan darah, membuat otak kurang aktif, menurunkan konsentrasi dan energi tubuh. (bersambung). 

Check Also

Merasa lelah? Ini Makanan Yang membantu Anda Tetap Energik

Tidak semua asupan membuat Anda tetap energik seharian. Namun ada beberapa jenis makanan yang bisa …