Home / Headline / 9 Alasan Konsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral
FOTO | Dok. beritagar.id

9 Alasan Konsumsi Suplemen Vitamin dan Mineral

Kecukupan gizi bagi tubuh sesungguhnya dapat dipenuhi dari makanan kita sehari-hari. Namun kadang ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat kita sebaiknya minum suplemen vitamin dan mineral.

 Sehatalami.co ~ Tubuh kita memerlukan zat gizi yang lengkap agar  bisa berfungsi dengan sempurna. Selain memenuhi kecukupan sumber karbohidrat, protein, dan lemak, makanan seyogianya juga kaya akan vitamin, mineral, senyawa fitokimia penting, dan juga serat alami.

Untuk itu, kita berusaha menyantap makanan bergizi dan bervariasi. Dari makanan utama berupa sumber zat pati seperti nasi, disertai lauk-pauk sumber protein dan sedikit lemak, serta sayur-sayuran dan buah-buahan yang merupakan sumber vitamin, mineral, serat, air, dan zat fitokimiawi.

Namun ada saatnya asupan nutrisi kita tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh, akibat kondisi-kondisi tertentu yang memboroskan asupan nutrisi. Untuk hal-hal darurat semacam ini, kita membutuhkan suplemen nutrisi demi mempertahankan kesehatan tubuh.

Jika tidak menemukan alasan yang tepat, lebih baik selalu utamakan memperbaiki menu makanan, walaupun minum suplemen adalah baik untuk kondisi dan jangka waktu tertentu.

1. Terpapar sumber polusi

Jika pekerjaan kita menjadikan kita mudah terpapar sumber polusi, misalnya pekerjaan sebagai polisi lalu lintas, penjaga pintu tol, pedagang asongan, perokok pasif, maka sebaiknya perhatikan kelengkapan gizi dan kesegaran makanan.

Kondisi demikian membenarkan kita untuk mengkonsumsi suplemen nutrisi. Sumber polusi seperti asap knalpot, asap rokok, asap pabrik, bahkan uapan bahan perawatan rumah tangga seperti cat, vernis, pembersih kaca, merupakan bahan pencetus terbentuknya radikal bebas dalam tubuh kita.

Untuk mengatasinya, kita perlu lebih memperhatikan asupan vitamin antioksidan, khususnya vitamin A, C, dan E. Dosis vitamin disarankan tidak lebih dari 5.000 IU (International Unit) per hari, lebih baik jika berupa suplemen betakaroten (provitamin A).

READ  Gigi Sehat, Tubuh pun Sehat?

Vitamin C-ester lebih dianjurkan daripada vitamin C-asam. Dosis harian suplemen vitamin C 100 mg, tapi boleh hingga 1.000 mg. Pilih suplemen vitamin E alami (tokoferol), dosis aman 100 IU per hari.   

Check Also

Pentingnya Kotak P3K di Rumah Kita

Pernah tiba-tiba anak merengek karena terjatuh dan berdah, atau tetiba kepala terasa pusing dan flu …