Home / HOME FOR SHARING / Cara Cegah Anak dari Potensi Penyakit Asma di Usia Remaja
FOTO | Dok. CS Mott Children's Hospital

Cara Cegah Anak dari Potensi Penyakit Asma di Usia Remaja

Hasil studi yang dilakukan tim peneliti University of Bristol tersebut mengemukakan bahwa bayi yang kekurangan  zat besi dan selenium di dalam kandungan, akan berisiko menderita sesak napas pada masa kanak-kanaknya, dan bisa berkembang menjadi asma di usia remaja.

Sehatalami.co ~ Bayi Anda sehat? Coba periksa gigi susunya. Dua gigi yang di rahang atas bagian depan, yang tumbuh secara perlahan sejak bayi dalam kandungan, bisa menjadi petunjuk potensi  kesehatan bayi. Termasuk peluang sang bayi mendapatkan penyakit asma. Demikian berita yang baru-baru ini yang dilansir BBC News Online.

Hasil studi yang dilakukan tim peneliti University of Bristol tersebut mengemukakan bahwa bayi yang kekurangan  zat besi dan selenium di dalam kandungan, akan berisiko menderita sesak napas pada masa kanak-kanaknya, dan bisa berkembang menjadi asma di usia remaja.

Tim ilmuwan University of Bristol dengan studi yang diberi nama “Avon Longitudinal Study of Parents and Children” (ALSPAC ) telah menganalisis 12.000 gigi susu anak-anak yang terdiri dari 250 anak pengidap asma dan 250 anak bebas asma.

“Gigi susu sudah mulai berkembang sebelum kelahiran terjadi. Dari lapisan enamel bisa dilacak elemen kandungan mineral bayi,” kata Dr.Seif Shaheen dari King’s College London, salah seorang pembimbing studi tersebut. Dari kandungan elemen ini akan terlihat risiko jenis penyakit yang akan diderita bayi kelak. “Ternyata banyak penyakit kronis yang sudah mulai tumbuh sebelum bayi dilahirkan,” lanjut Shaheen.

Petunjuk yang didapat dari gigi susu akan membantu ahli medis untuk mengenali sejauh mana gangguan sesak napas dan asma pada sistem imunitas. Dari sini bisa dilihat kandungan gizi mana yang harus diperbaiki, sehingga  sejumlah penyakit bisa dihindari atau diperkecil  risikonya.

READ  Mencegah Anak dari Risiko Penyakit Asma

Penelitian tersebut membuktikan bahwa jika kandungan selenium tinggi saat ibu hamil akan membuat bayi terhindar dari sesak napas. Sedangkan kandungan zat besi tinggi berefek bayi bebas risiko asma.

Jadi, manfaat hasil penelitian ini bagi kalangan awam adalah mengingatkan para wanita hamil untuk mengkonsumsi cukup zat besi dan selenium agar bayi terhindar dari sesak napas dan asma. (SA)

Check Also

Sikap Ortu Menghadapi “Topan dan Badai” Si Anak Remaja

Di masa remaja, memang ada usaha uutuk mencapai originalitas/identitas dirinya sendiri. Alasan inilah yang membuat …