Home / HOME FOR SHARING / Diabetes pada Anak, Bagaimana Penanganannya?
FOTO | Dok. parenting.firstcry.com

Diabetes pada Anak, Bagaimana Penanganannya?

Orangtua sebaiknya memperhatikan kebiasaan makan dan aktivitas fisik anaknya di rumah. Juga memperhatikan perkembangan berat badan anak. Jika terindikasi DM,  biasanya sering cepat lapar dan haus, sering buang air kecil, dan berat badannya tidak pernah naik atau turun drastis.

Sehatalamci.co ~ Menurut Dr Luszy Arijanti, SpA dari RS Gading Pluit Jakarta dalam sebuah seminar tentang DM, seorang anak baru bisa terdeteksi menderita DM pada usia 7 tahun ke atas. Ditandai dengan sejumlah gejala yang mirip dengan gejala diare seperti muntah, sering buang air besar, kesadaran menurun (koma), dehidrasi berat, kejang-kejang dan sebagainya. Bedanya, nafas si anak berbau asam (aseton).

Kondisi itulah yang membuat orangtua sering salah menilai kondisi kesehatan anaknya. Banyak orangtua mengira gejala tersebut sebagai diare berat. Padahal ia terserang DM. Tidak jarang anak penderita DM dibawa ke rumah sakit dalam keadaan pingsan atau koma.

Untuk mengantisipasi hal itu, orangtua sebaiknya memperhatikan kebiasaan makan dan aktivitas fisik anaknya di rumah. Juga memperhatikan perkembangan berat badan anak. Jika terindikasi DM,  biasanya sering cepat lapar dan haus, sering buang air kecil, dan berat badannya tidak pernah naik atau turun drastis.

Jika ditemukan gejala demikian, berhati-hatilah! Segera lakukan pemeriksaan kadar gula darah. Kadar gula darah normal pada anak sama dengan kadar gula darah normal pada orang dewasa. Sebagai patokan, normalnya, kadar glukosa puasa kurang dari 100 mg/dl atau kadar glukosa 2 jam setelah makan kurang dari 140 mg/dl. Pada penderita DM, kadar glukosa puasa lebih dari 126 mg/dl atau kadar gula darah 2 jam sesudah makan lebih dari 200 mg/dl, disertai gejala diabetes, seperti tersebut di atas.

READ  Yuk, Jadikan Makanan sebagai Obat Anda

Mengapa DM terjadi

DM merupakan gangguan metabolisme karbohidrat karena jumlah insulin yang kurang, atau bisa juga karena kerja insulin tidak optimal. Insulin merupakan hormon yang dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggung jawab untuk mempertahankan kadar gula darah yang tepat. (bersambung). 

Check Also

8 Tips Membaca Buku untuk Mengubah Perilaku

Pilih buku yang bahasanya baik, sopan, dan mudah dicerna. Bila perlu, kita juga bisa mengganti …