Home / LIFE STORY / Durasi Tidur Kurang dari 5 Jam Sehari Semalam Berisiko 2 Kali Menderita Serangan Jantung
FOTO | Dok. HealthXChange

Durasi Tidur Kurang dari 5 Jam Sehari Semalam Berisiko 2 Kali Menderita Serangan Jantung

Para peneliti dari American Academy of Sleep Medicine juga menemukan bahwa kurang tidur bisa mengganggu toleransi glukosa dan meningkatkan risiko hipertensi.

Sehatalami.co ~ Penelitian yang dilakukan di Fakultas kedokteran di West Virginia, Amerika, menunjukkan bahwa mereka yang tidur kurang dari 5 jam sehari semalam, berisiko dua kali lipat menderita penyakit jantung koroner, angina, serangan jantung, dan stroke.

Namun yang tidur berlebihan, lebih dari tujuh jam sehari semalam, pun mempunyai risiko yang sama terhadap kesehatan jantung. Ini dibuktikan oleh suatu penelitian berikutnya, bahwa mereka yang tidur  sembilan jam atau lebih sehari semalam berisiko pengembangkan penyakit jantung.

Penelitian tersebut melibatkan 30.000 orang yang diambil secara acak dari seluruh Amerika Serikat dengan pengecualian pasien diabetes, hipertensi, dan penderita depresi. Mereka ini tidak diikutsertakan. Ternyata kelompok yang paling rentan mengalami serangan jantung adalah dewasa berusia di bawah 60 tahun dengan durasi tidur lima jam sehari semalam.

Para peneliti dari American Academy of Sleep Medicine juga menemukan bahwa kurang tidur bisa mengganggu toleransi glukosa dan meningkatkan risiko hipertensi. Para peneliti ini menganjurkan agar orang dewasa tidur tujuh jam saja, tidak kurang atau lebih. (SA)

READ  Menjadi Ibu Sambil Bekerja, Bisa Kok!

Check Also

Menkes: Hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia 2019, Prevalensi Stunting Menurun

Penurunan prevalensi stunting menandakan bahwa lima pilar penanggulangan stunting sudah mulai jalan dengan baik. Share this …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *