Home / HOLISTIC LIVING / Haruskah  Menunggu Sampai “Sakit Parah” bagi Pria untuk Menjalani  Gaya  Hidup Sehat
FOTO | Dok.truenorthwellness.com.au

Haruskah  Menunggu Sampai “Sakit Parah” bagi Pria untuk Menjalani  Gaya  Hidup Sehat

“Diet penurunan berat badan biasanya hanya familiar di kalangan perempuan, sulit bagi kalangan pria menerima ajakan untuk menurunkan berat badan,” kata Rob Hobson, Kepala Nutrisi Healthspan.

Sehatalami.co Tingkat obesitas dan masalah kesehatan terkait seperti diabetes tipe 2 meroket di Inggris dan AS. Di kedua sisi  Atlantik,  sekitar tiga perempat pria paruh baya kelebihan berat badan atau obesitas. Dampak dari ini,  bukan hanya masalah kesehatan fisik, tetapi juga menimbulkan stigma negatif terhadap tubuh di tengah masyarakat, dan di sisi lain membuat masyarakat  terobsesi  untuk tampil lebih sehat, langsing, dan cantik.

Bahkan ada beberapa gerakan melawan stigma negatif di tengah masyarakat terkait dengan kelebihan berat badan ini, mereka misalnya berupaya agar masyarakat lebih menerima segala bentuk dan ukuran tubuh wanita, misalnya ada slogan ‘cantik itu tidak harus langsing’  dan di sisi lain mulai muncul gerakan penyadaran bagi wanita untuk melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat.

Bagi kaum pria, untuk hidup sehat disarankan rajin berolah raga dan diet makanan kaya protein, sementara bagi  wanita disarankan menjalani diet ketat menghitung  keseimbangan antara jumlah kalori masuk dan jenis aktivitas harian.

“Diet penurunan berat badan biasanya hanya familiar di kalangan perempuan, sulit bagi kalangan pria menerima ajakan untuk menurunkan berat badan,” kata Rob Hobson, Kepala Nutrisi Healthspan.

Hobson menjelaskan, kaum pria umumnya baru tergugah untuk menjalani gaya hidup sehat setelah memiliki masalah besar pada kesehatan atau setelah terdiagnosa ada gejala penyakit tertentu. (bersambung). 

Check Also

Kanker, Penyebab dan Metode Terapinya

Metode pengobatan kanker yang baku adalah operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Secara umum, kanker stadium dini …