Home / LIFE STORY / Herbal Indonesia Expo 2018: BPOM RI Dorong UMKM Jamu Berdaya Saing Tinggi
FOTO | Dok. BPOM RI

Herbal Indonesia Expo 2018: BPOM RI Dorong UMKM Jamu Berdaya Saing Tinggi

Pelaksanaan pendampingan terhadap UMKM Jamu dilakukan melalui koordinasi dan advokasi dengan lintas sektor terkait.

Sehatalami.co, Jakarta ~ Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) obat tradisional (OT) atau yang dikenal dengan jamu merupakan salah satu bidang usaha penggerak ekonomi bangsa. Sebanyak 786 sarana produksi industri/usaha jamu Indonesia didominasi oleh UMKM.

Sejalan dengan road map Pembangunan Jamu tahun 2011-2025 dan dalam rangka mendukung Nawa Cita Presiden RI ke-6, BPOM RI secara konsisten melakukan pendampingan dan pembinaan teknis dan fasilitasi terhadap UMKM  Jamu, agar dapat memproduksi jamu yang memenuhi persyaratan dan standar keamanan, manfaat, dan mutu serta memiliki daya saing tinggi.

Sebab berdasarkan data pengawasan BPOM RI, sebagian besar UMKM Jamu di Indonesia, yang berjumlah 83 persen dari total sarana produksi obat tradisional belum mampu memenuhi persyaratan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Bahkan mereka belum mampu menerapkan aspek higienis, sanitasi, dan dokumentasi dalam proses produksinya. (bersambung)

READ  Bisakah Tanaman Berkhasiat Obat atau Herba Menjadi Harapan Terapi di Masa Depan?

Check Also

Apakah Resistensi Insulin Berarti Sedang Terancam Penyakit Diabetes?

Jika tubuh kita mampu menyerap dan menggunakan karbohidrat, tidak akan terjadi resistensi insulin, atau bahkan …