Home / Headline / Kontra Indikasi Obat Vs Suplemen, Ini yang Harus Anda Tahu
FOTO | Dok. www.biomedicals.com.au

Kontra Indikasi Obat Vs Suplemen, Ini yang Harus Anda Tahu

Di samping itu, Anda sendiri sebaiknya belajar untuk melindungi diri Anda. Berikut ada beberapa contoh kombinasi yang berbahaya yang diperoleh dari beberapa ahli kesehatan terkenal.

Jangan dikombinasikan
1. Antibiotik + suplemen mineral

Antibiotik membunuh bakteri penyebab infeksi atau menghentikan pertumbuhannya. Contoh antibiotik di antaranya tetracycline (contoh  Doxycycline, Oxytetracycline) dan penicilline (misalnya Amoxillin).
Contoh suplemen mineral antara lain suplemen zat besi, kalsium,  magnesium, seng (zink).

Suplemen mineral tersebut bersifat  menonaktifkan antibiotik tertentu (termasuk tetracycline, ciprofloxacin,  norfloxacin ) dan menghambat penyerapan antibiotik. Karena itu, biasanya dokter dan ahli farmasi mengingatkan kita sebaiknya tidak  minum susu atau hasil olahnya (seperti keju, yogurt) ketika kita minum antibiotik.

Sayangnya, gangguan penyerapan antibiotik ini tidak memunculkan  gejala, sehingga kita tidak tahu apakah antibiotik yang kita minum itu  bekerja secara optimal atau tidak. Sebaiknya minum antibiotik 1 – 2 jam  sebelum atau setelah minum suplemen mineral atau makan.

Dan jangan  melarutkan antibiotik dengan jus kemasan yang difortifikasi dengan  kalsium. Suplemen herba St. John’s Wort (Hypericum perforatum)  sering digunakan untuk mengobati depresi ringan atau sedang. Suplemen  ini dapat membuat kulit sensitif terhadap matahari bila dikombinasikan  dengan antibiotik tetracycline. (bersambung). 

READ  Kontraindikasi Obat dan Jenis Makanan yang Harus Dihindari

Check Also

Terapi untuk Penderita Sickle Cell Anemia

Sickle cell anemia atau kondisi dimana seseorang tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *