Home / Headline / Kontra Indikasi Obat Vs Suplemen, Ini yang Harus Anda Tahu
FOTO | Dok. www.biomedicals.com.au

Kontra Indikasi Obat Vs Suplemen, Ini yang Harus Anda Tahu

2. Obat kejang + suplemen vitamin B 

Obat-obat antikejang (antikovulsan, anticonvulsant) seperti Phenytoin (dilantin) dapat mengurangi keparahan serangan dan bisa menghentikan  kejang bila suatu saat terjadi serangan. Minum dilantin dapat mengurangi  konsentrasi vitamin B6 dan asam folat (vitamin B9) dalam tubuh.

Rendahnya kadar vitamin-vitamin tersebut dalam tubuh dapat  meningkatkan risiko penyakit jantung, sehingga ada kemungkinan Anda terdorong untuk meningkatkan dosis asupan suplemen vitamin B.

Jika  Anda minum vitamin B dosis tinggi, khususnya vitamin B6 lebih  dari 80 mg per hari atau asam folat 2 mg per hari, kerja dilantin hanya  50% efektif. Akibatnya, bisa terjadi serangan kejang. Kadar tersebut jauh  lebih tinggi daripada yang dianjurkan, yakni 2 mg vitamin B6 dan  400 mcg (mikrogram) asam folat. (bersambung). 

READ  Yuk, Cegah Hipertensi dengan Gaya Hidup Sehat

Check Also

Terapi untuk Penderita Sickle Cell Anemia

Sickle cell anemia atau kondisi dimana seseorang tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *