Home / LIFE STORY / World Sight Day 2015 : SELENGGARAKAN BAKTI KATARAK, JEC @Kedoya Ingin Bantu Visi Pemerintah Bebas Katarak 2020

World Sight Day 2015 : SELENGGARAKAN BAKTI KATARAK, JEC @Kedoya Ingin Bantu Visi Pemerintah Bebas Katarak 2020

Katarak atau kekeruhan lensa mata merupakan salah satu penyebab kebutaan terbanyak di Indonesia maupun dunia. Penyakit katarak masih menjadi salah satu penyebab kebutaan di Indonesia.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, yang dikeluarkan oleh Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI prevalansi katarak adalah 0,1% per tahun atau setiap tahun di antara 1.000 orang terdapat seorang penderita katarak baru.

Penduduk Indonesia juga memiliki kecenderungan menderita katarak 15 tahun lebih cepat dibandingkan penduduk di daerah subtropis, sekitar 16-22% penderita katarak yang dioperasi berusia di bawah 55 tahun.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), telah membentuk Komite Mata Nasional untuk membantu menurunkan angka kebutaan di Indonesia. Salah satu misinya adalah mengkoordinasikan berbagai kegiatan operasi mata gratis, dari seluruh eleman bangsa untuk secara bersama menanggulangi potensi problem penyakit katarak di Indonesia.

Dalam rangka ikut menyukseskan program pemerintah tersebut, dan untuk memperingati hari, Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) 2015, melalui program Social Responsibility (CSR), Jakarta Eye Center (JEC), @Kedoya, menggelar kegiatan “ Bhakti Katarak, dengan mengambil tema ‘Eye Care for All’. Kegitan ini, merupakan bentuk kepedulian JEC @Kedoya, terhadap masalah kebutaan dan gangguan penglihatan secara global, dan sebagai upaya nyata untuk membantu menanggulangi problem buta katarak secara nasional.

Dr. Darwan M. Purba, SpM, sekaligus salah satu pendiri JEC @ Kedoya, mengatakan “Melalui peringatan Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) tahun ini, JEC kembali menyelenggarakan kegiatan rutin operasi katarak gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. “Dalam kegiatan CSR Bakti Katarak, ini JEC menargetkan 400 pasien setiap tahunnya. Jumlah pasien Bakti Katarak hari ini ±100 orang, yang mendapat penanganan dari tim dokter Rumah Sakit Mata JEC.”

READ  Memaafkan Menyehatkan Jiwa dan Raga?

Dalam pelaksanaannya JEC bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti Perhimpunan Dokter Mata Se Indonesia (PERDAMI), Gerakan Matahati, Gereja Kristus Yesus, RSIA Lestari, dan organisasi lainnya. Kegiatan CSR operasi katarak gratis sudah berlangsung sejak JEC berdiri, tahun 1984.

“Program Bakti Katarak ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus mendukung visi pemerintah mewujudkan 2020 bebas katarak,” tambah Dr. Soefiandi. (SA)

Check Also

Wisata Halal Ditargetkan Meningkat 20-30 persen tahun 2019

Wisata halal ditargetkan meningkat 20-30 persen pada tahun 2019. Beberapa upaya dilakukan pemerintah untuk memenuhi …