Home / HOLISTIC LIVING / Memaknai Proses Menjadi Tua sebagai Pendakian ke Puncak Spiritual
FOTO | Dok. Inspire2aspire

Memaknai Proses Menjadi Tua sebagai Pendakian ke Puncak Spiritual

Senada dengan pendapat Turner, Suryani mengatakan bahwa proses menjadi tua seharusnya tidak dianggap sebagai keadaan saat tubuh kita tak bisa berfungsi lagi. “Yang justru harus dilakukan adalah menjaga agar tubuh tetap sehat, prima, dan bisa berfungsi secara optimal, sehingga ketika tiba waktunya, kita bisa meninggalkan dunia ini dalam kondisi fisik yang tetap prima,” ungkap Suryani.

4. Menemukan apa yang kita cari-cari selama ini

Ketika kita masih muda dan produktif, dengan mudah kita menemukan cara untuk mengisi kekosongan hidup kita dengan membina hubungan dengan orang-orang di sekitar kita, juga lewat karir dan rutinitas keseharian.

Tapi dengan bertambahnya usia, orang-orang terdekat mungkin pergi, atau bahkan lebih dulu meninggal dunia. Pekerjaan juga tak selamanya bisa kita genggam.

“Di saat kita tak punya apa-apa lagi, tak ada lagi tempat untuk bersandar, dan tak tahu harus melakukan apa, maka kita akan menyadari bahwa satu-satunya yang kita punya adalah Tuhan,” kata Turner.

Kita membutuhkan sesuatu yang lebih besar dari kita untuk mengisi kekosongan itu dalam diri kita.  “Inilah sebenarnya yang dirindukan oleh jiwa kita sejak lama,” kata Turner. (bersambung). 

READ  Dampak Buruk Stress Bagi Perusahaan : Bijaklah Mengelola Waktu

Check Also

Terapi Colon Cleansing, Perlukah?

Segala kotoran dan racun yang mengendap di dinding usus akan digelontor sampai bersih. Walaupun belum …