Home / Culinary / Memasak Mempengaruhi Gizi Makanan, Sudah Sehatkah Cara Memasak Anda?
pixabay.com

Memasak Mempengaruhi Gizi Makanan, Sudah Sehatkah Cara Memasak Anda?

Cara atau model memasak mana yang lebih baik bagi kesehatan Anda: rebus, tumis, kukus, panggang, goreng atau microwave? Ternyata tehnik memasak mempengaruhi kualitas gizi masakan.

Sehatalami.co ~ Bahwa makanan itu kunci kesehatan rasanya sudah diterima secara merata. Maka Anda pun berusaha mengkonsumsi makanan yang sarat gizi seperti sayuran, buah-buahan dan beras merah, serta menghindari makanan yang tidak begitu sehat, misalnya susu fullcream dan daging berlemak.

Namun, rupanya makan makanan sehat saja tidak cukup. Makin banyak penelitian menunjukkan bahwa tehnik memasak juga punya andil dalam menentukan kualitas makanan yang Anda konsumsi.

Ayam yang dibakar misalnya. Gosong-gosong pada kulitnya memang membuat ayam bakar makin lezat. Tetapi senyawa arang yang terbentuk saat daging dibakar membentuk zat kimia HCA (herocyclic amines) dan AGE (advanced glycation end products).

Kedua senyawa kimia ini meningkatkan risiko kanker, penyakit kardiovaskular, diabetes, Alzheimer, dan berbagai kondisi kronis lainnya. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Gerontology melaporkan bahwa makin besar AGE dalam darah, makin besar kemungkinan kena peradangan sehingga mengganggu ketahanan tubuh.

Membakar bukanlah satu-satunya tehnik yang tidak dianjurkan. Makin lama dan makin tinggi suhu yang dipakai saat memasak, makin banyak senyawa pencetus kanker yang terbentuik – terutama pada daging merah. Memanaskan lemak dan minyak sampai panas sekali juga membentuk toksin.

“Semua tehnik  yang memakai panas tinggi akan mengubah struktur makanan. Dan ini berpengaruh pada tubuh Anda,” kata Kathie Swift, R.D., direktur nutrisi Ultra Wellness Center di Lenox, Massachusetts, Amerika.

Benar-benar berita yang tidak enak, bukan? Untunglah ada banyak cara memasak lain yang enak di lidah maupun untuk bagian tubuh lainnya. “Makan sehat dan memasak sehat itu bisa sejalan,” jelas Joy Kettler Gurgevich, ahli nutrisi antropologi, dari Tucson, Arizona. Dan Anda tak perlu menjadi ahli nutrisi atau ikut kursus chef untuk menyiapkan makanan enak sekaligus baik untuk kesehatan Anda. (bersambung). 

READ  Adakah Mood Food, Makanan Pembangkit Suasana Hati?

Check Also

Khasiat Bunga Teratai, Dikenal sebagai Obat sejak Ribuan Tahun Lalu

Bunga teratai (Nelumbo nucifera) tentu sudah tidak asing  di telinga kita. Namun, karena keindahannya, ia …