Home / HOLISTIC LIVING / Kram Kaki, Penyebab dan Cara Pencegahannya
FOTO | Dok. Kompas Lifestyle

Kram Kaki, Penyebab dan Cara Pencegahannya

  • Kram kaki bukan hanya masalah orang lanjut usia, tetapi juga dapat mengenai orang muda. Serangannya juga tidak hanya terjadi ketika sedang beraktivitas, tetapi juga ketika sedang tidur.
  • Kram kaki umumnya terjadi pada otot betis, paha depan, dan paha belakang. Durasi kram berkisar kurang dari satu menit hingga beberapa menit sekali.

Sehatalami.co ~ Kram kaki adalah kontraksi spontan otot tunggal atau sekelompok otot-otot kaki yang menimbulkan rasa nyeri dan sangat tidak nyaman. Kram kaki bukan hanya masalah orang lanjut usia, tetapi juga dapat mengenai orang muda. Serangannya juga tidak hanya terjadi ketika sedang beraktivitas, tetapi juga ketika sedang tidur.

Kram kaki umumnya terjadi pada otot betis, paha depan, dan paha belakang. Durasi kram berkisar kurang dari satu menit hingga beberapa menit sekali.

Penyebab kram kaki

Penyebab pasti kram kaki belum dapat dipahami, tetapi ada beberapa faktor risiko yang dianggap berkontribusi untuk kondisi ini, yaitu: kelelahan otot, latihan/olahraga berat, dehidrasi, kelebihan berat badan, ketidakseimbangan elektrolit (garam mineral), obat-obatan (termasuk statin, prednisone, diuretik dsb).

Penyebab lain kram kaki yang lebih serius adalah pada kelompok lanjut usia yang berhubungan dengan penebalan dan pengerasan pembuluh darah arteri. Kondisi ini sebaiknya dipantau oleh dokter spesialis jantung yang berpengalaman.

Kram kaki juga dapat terjadi pada masa kehamilan. Namun pada kasus ini lebih banyak disebabkan oleh tekanan tambahan dari perut pada otot kaki. Gejala ini akan menghilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

Cara Mencegah Kram Kaki  

  • Hindari dehidrasi. Cukup minum, sedikitnya 3 gelas penuh air putih sehari. Juga cukup minum sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
  • Lakukan peregangan (stretching) secara rutin untuk melemaskan serabut otot.
  • Lakukan peregangan dan pemanasan sebelum berolahraga. Sebaliknya juga lakukan pendinginan (cooling down) setelah berolahraga, dan tidak melakukan olahraga/latihan keras sesaat sebelum tidur.
  • Jaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Mengganti cairan tubuh yang terbuang bersama keringat tidak cukup dengan minum minuman berenergi. Pengganti mineral terbuang yang paling tepat adalah jus buah dan sayuran segar. Demikian juga pencegahan terbaik untuk kram kaki akibat olahraga adalah pola makan tinggi buah, sayuran segar, dan biji-bijian utuh.
  • Salah satu faktor yang menyebabkan ketidakseimbangan eletrolit adalah defisiensi kalsium. Defisiensi kalsium dapat disebabkan karena pola makan yang kurang buah dan sayuran, berlebihan dengan makanan pembentuk asam (acid) seperti protein hewani, minuman bersoda dsb.
READ  3 Cara Manjur Mengurangi Stres

Mengatasi Kram Kaki  

Luruskan kaki dan tarik kaki kembali secara perlahan. Setelah itu berikan  pijatan lembut pada betis. Gerakan sederhana ini cepat dan efektif meredakan kram kaki. Jika serangan kram agak parah, hangatkan otot yang sakit dengan bantal pemanas atau rendam kaki dalam air hangat.

Sebaiknya tidak menggunakan obat pencegah kram kaki yang dijual bebas karena sebagian dari produk tersebut diketahui memiliki efek samping buruk. Jika nyeri berlanjut sebaiknya konsultasikan dengan dokter. (SA)

Check Also

4 Nutrisi Penting untuk Membantu Masalah Diabetes

Salah satu yang dapat membantu mengaktifkan kerja pankreas memproduksi insulin adalah dengan asupan nutrisi tertentu …