Home / Food / Waspadai Bahaya Keracunan Makanan
FOTO | Dok. mnn.com

Waspadai Bahaya Keracunan Makanan

  • Makanan yang paling mudah terkontaminasi kuman dan mudah menimbulkan keracunan adalah seafood, produk susu, dan daging unggas serta telur yang kurang matang.
  • Pada alergi makanan, makanan yang tidak terkontaminasi kuman pun bisa menimbulkan reaksi seperti keracunan makanan. 

Sehatalami.co ~ Kita biasa menyebut kondisi keracunan makanan sebagai alergi makanan. Padahal masing-masing merupakan dua kondisi yang berbeda. Keracunan makanan dapat disebabkan oleh kebersihan, cara memasak, dan penyimpanan makanan yang kurang baik.

Cara penyimpanan, cara memasak yang kurang baik bisa dengan mudah memberi kesempatan kuman berkembang di sana. Makanan yang paling mudah terkontaminasi kuman adalah seafood, produk susu, dan daging unggas serta telur yang kurang matang.

Sedangkan alergi makanan adalah kondisi sistem imun yang salah mengenali protein suatu makanan. Zat yang dianggap sebagai musuh dapat memicu pelepasan histamin, yaitu hormon yang menimbulkan berbagai gejala alergi mulai dari gatal-gatal sampai kesulitan bernapas yang dapat berakibat fatal. Pada alergi makanan, makanan yang tidak terkontaminasi kuman pun bisa menimbulkan reaksi seperti keracunan makanan.

Gejala-gejala Keracunan makanan

Mual, muntah-muntah, diare, kram pada perut, dan kadang-kadang demam, sakit kepala, serta pusing.

Pada kasus ringan, keluhan akan hilang dalam satu atau dua hari, apabila Anda melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Banyak istirahat dan buat diri Anda senyaman mungkin.
  • Minum air putih yang bersih, sedikitnya 8 gelas sehari. Jangan diminum sekaligus banyak, melainkan sedikit demi sedikit agar tidak menyebabkan Anda semakin mual. Jika perlu boleh minum oralit atau minuman isotonik untuk mencegah dehidrasi.
  • Begitu sudah bisa makan, makan makanan yang tawar dulu seperti nasi, pasta rebus, atau kentang yang dilembutkan. Mulailah secara bertahap dari porsi kecil sebelum kembali ke pola makan normal. Hindari teh, kopi, produk susu, alkohol, makanan tinggi lemak atau pedas sampai gejala keracunan benar-benar hilang.
  • Jika gejala keracunan Anda diare, gunakan obat antidiare jika perlu saja karena diare adalah reaksi alamiah tubuh melawan infeksi. Misalnya jika Anda sedang di kantor dan kondisi tersebut membuat Anda malu.
READ  Enzim, Protein Penting untuk Semua Proses Kehidupan

Cara mencegah keracunan makanan   

  • Sebelum menyiapkan makanan, biasakan mencuci tangan dengan air hangat dan sabun. Lalu keringkan dengan lap bersih.
  • Biasakan memisahkan makanan mentah dari makanan yang siap dimakan. Simpan daging mentah di bagian paling bawah tempat penyimpanan makanan beku dalam lemari es, supaya air dari daging tidak menetes.
  • Gunakan talenan yang berbeda untuk daging mentah, daging yang sudah dimasak, dan sayuran. Cuci setiap talenan sampai benar-benar bersih setiap kali habis digunakan.
  • Daging, ikan, dan telur sebaiknya selalu dimasak matang.
  • Jika memanaskan makanan, pastikan makanan menjadi panas seluruhnya. Makanan sebaiknya tidak dipanaskan lebih dari sekali.

Segera periksakan ke dokter apabila gejala yang muncul semakin berat atau tidak mereda dalam 24-48 jam. Misalnya pandangan mata mengabur atau otot melemah.(SA)

Check Also

Ketumbar, Bumbu Dapur, yang Berkhasiat Obat dan Afrodisiak

Biji ketumbar merupakan bumbu andalan di dapur.  Daunnya yang cantik pun kerap digunakan sebagai garnis …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *