Home / LIFE STORY / Headline / Hypoxia : Gangguan Henti Napas yang Mengancam Nyawa
Foto | Bola Liputan6
Foto | Bola Liputan6

Hypoxia : Gangguan Henti Napas yang Mengancam Nyawa

Pertolongan pertama pada Hypoxia

Karena bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja, maka penanganan pertama pada orang yang diduga  mengalami hypoxia harus jadi pengetahuan umum.

Dokter Dyah, mengatakan, penanganan pada seseorang yang mengalami hypoxia akibat tersumbatnya jalan napas adalah Resusitasi Jantung Paru (RJP), yang terdiri dari tahapan A-B-C.

Yaitu, A singkatan dari Airway control, atau penguasaan jalan napas. Ini merupakan hal pertama yang dilakukan sesegera mungkin.”Empat menit dicek ada oksigen masuk atau enggak. Ini yang harus dicek pertama kali, kalau patah atau yang lain dapat menyusul,” katanya.

Pertolongan pertama ini, waktu terlama dari sejak kejadian korban mengalami gangguan napas hanya empat menit. Lewat dari itu, jika tidak ada oksigen yang masuk akan menyebabkan kerusakan.”Batas terlama hanya empat menit,” ia menegaskan.

Cara sederhana untuk melihat apakah jalan napasnya berfungsi normal atau tidak adalah berkomunikasi dengan korban. Seperti menanyakan nama, yang dirasa sakit mana saja. “Kalau bisa ngomong berarti oke. Kalau enggak bisa, harus segera dilakukan penanganan jalan nafas. Dinaikkan kepalanya, angkat dagu tekan dahi,” ujar Dyah

Breathing Support

Tahapan selanjutnya ada B, yakni Breathing Support (Bantuan Pernapasan) yang dilakukan menggunakan mulut penolong. Sedangkan tahap C atau Circulatory Support (Bantuan Sirkulasi) adalah pijatan jantung luar.

Dengan memahami langkah-langkah dasar itu, siapa pun berpotensi menyelamatkan orang terdekat dari kejadian nahas atau meninggal akibat mengalami hypoxia. (SA, dari berbagai sumber).

Check Also

Foto : KOI - OGH Expo V

Ir Christopher Emille Jayanata : KOI untuk Indonesia yang Lebih Ramah Terhadap Lingkungan

Komunitas Organik Indonesia (KOI), tidak hanya mengedukasi masyarakat untuk mencintai gaya hidup sehat organik, namun …