Home / HOLISTIC LIVING / Mengapa Diabetes bisa Terjadi pada Anak-anak
FOTO | Dok. mojdoktor.ba

Mengapa Diabetes bisa Terjadi pada Anak-anak

Orangtua sering lalai menjaga dan mengatur pola makan dan aktivitas fisik anak. Akibatnya, anak mengalami obesitas yang merupakan faktor risiko DM tipe 2.

Sehatalami.co. Diabetes atau kencing manis (DM) merupakan gangguan metabolisme karbohidrat karena jumlah insulin yang kurang, atau bisa juga karena kerja insulin tidak optimal.

Insulin merupakan hormon yang dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggung jawab untuk mempertahankan kadar gula darah yang tepat. Insulin membuat gula berpindah ke dalam sel sehingga menghasilkan energi, atau disimpan sebagai cadangan energi.

Peningkatan kadar gula darah setelah makan atau minum akan merangsang pankreas menghasilkan insulin, sehingga mencegah kenaikan kadar gula darah lebih lanjut dan menyebabkan kadar gula darah menurun secara perlahan. Pada saat melakukan aktivitas fisik, kadar gula darah juga bisa menurun karena otot menggunakan glukosa untuk energi.

Pada penderita DM, kerja insulin yang tidak optimal menyebabkan gangguan metabolisme karbohidrat. Akibatnya gula tidak bisa diubah menjadi glukogen untuk menghasilkan energi. Gula juga akan melalui ginjal, sehingga urinenya mengandung glukose yang tak bisa diubah tersebut. Ini yang sering disebut sebagai kencing manis.

DM tipe 1 yang terjadi pada anak-anak biasanya diturunkan dari orangtua (faktor genetik) karena terjadi defisiensi insulin akibat kerusakan sel beta pankreas dalam tubuhnya. Kondisi inilah yang menyebabkan anak kekurangan hormon insulin, dan menjadi tergantung terhadap pasokan insulin.

Yang jadi masalah adalah orangtua yang tidak memiliki riwayat DM. Mereka sering lalai menjaga dan mengatur pola makan dan aktivitas fisik anak. Akibatnya, anak mengalami obesitas yang merupakan faktor risiko DM tipe 2. Meski pun tidak semua anak obesitas menderita DM, tapi anak obesitas yang memiliki orangtua DM memiliki faktor risiko sama untuk terjadi DM.

Karena itu, orangtua yang memiliki DM, sebaiknya menjaga agar anaknya tidak obesitas dengan menjaga kebugaran tubuhnya lewat aktivitas fisik. Perlu juga diketahui bahwa anak penderita DM tipe1 (memiliki ketergantungan pada insulin) umumnya mempunyai risiko kematian lebih tinggi dari pada anak tanpa DM seusianya. (bersambung). 

Check Also

Kanker, Penyebab dan Metode Terapinya

Metode pengobatan kanker yang baku adalah operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Secara umum, kanker stadium dini …