Home / HOLISTIC LIVING / Tips Diet untuk Penderita Diabetes
FOTO | Dok. Nursing - Advance

Tips Diet untuk Penderita Diabetes

Mungkin Anda merasa kesulitan untuk mulai mengubah pola makan Anda. Pasti ada perasaan sedih melihat makanan di meja lebih banyak sayuran dan buah-buahan. Baca artikel ini, agar Anda menemukan cara mengatasi kebosanan diet sehat yang Anda jalankan. 

Sehatalami.co ~ Prinsip diet diabetes konvensional, membagi makanan dalam tiga porsi besar, yaitu makan pagi, siang, dan malam, serta 2-3 porsi kecil untuk makanan selingan yang kalorinya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh pasien.

Masalahnya, di setiap porsi makan, pasien masih diperbolehkan makan nasi dan lauk pauk. Juga diizinkan menyantap makanan sumber karbohidrat olahan seperti roti dan kue. Inilah, yang sering membuat diabetesi kebablasan mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat. Misalnya, di pagi hari sudah makan nasi dengan lauk pauk lengkap.

Selingannya berupa kue atau roti. Makan siang nasi dan lauk pauk lagi. Dan yang paling banyak pasti nasi dan lauknya, sedangkan sayuran kurang dimakan. Pada malam hari, kondisi ini berulang kembali.

Maka, setiap hari tidak disadari bahwa terjadi ketidakseimbangan yaitu konsumsi karbohidrat paling besar, lebih besar dibanding yang lain. Inilah salah satu pemicu timbulnya craving (keinginan mengemil).

Enjoy menjalani diet diabetes

Mungkin Anda merasa kesulitan untuk mulai mengubah pola makan Anda. Pasti ada perasaan sedih melihat makanan di meja lebih banyak sayuran dan buah-buahan. Agar selera makan timbul, coba terapkan tip berikut ini.

  1. Rasa makanan harus enak. Sayuran mentah tiap hari pasti tidak membangkitkan selera makan. Anda bisa merebus dan menumis sayuran sebentar agar rasanya lebih enak. Atau bisa juga sayuran dan buahnya dijus. Tapi ingat, jangan digoreng dan ditambah MSG.
  2. Makanan sebaiknya disajikan semenarik mungkin untuk mempengaruhi suasana dan selera makan, misalnya sajikan salad dalam selembar daun selada atau lettuce segar, dan padukan sayuran yang beraneka warna (hijau, kuning dan merah).
  3. Makanan tidak perlu ditakar-takar. Sesuaikan jenis makanan yang dimakan dengan jam biologis tubuh. Dengan cara ini, kita tak usah menakar-nakar, karena takut gula darah naik. Selain itu, kalorinya sudah tidak tinggi karena banyak sayuran dan serat.
  4. Tak perlu khawatir menyantap banyak buah, asalkan disantap saat perut kosong. Kadar gula (fruktosa) dalam buah yang dimakan terpisah dari makanan lain, tidak mempengaruhi insulin. Jadi cocok untuk penderita diabetes.
  5. Kalaupun Anda masih ingin ngemil, makan buah-buahan sebagai pengganti kue dan keripik. Minum cukup air putih agar dapat menekan rasa lapar yang tiba-tiba timbul.
  6. Kunyah makanan lebih lama. Ini membantu menjaga kestabilan gula darah.
READ  Dua Posisi Tidur Yang Berdampak Buruk bagi Tubuh

Check Also

7 Cara Mencegah Keriput dan Tanda Penuaan Dini pada Kulit

Temukan pelembab yang sesuai untuk melindungi kulit Anda. Misalnya pelembab dengan kandungan  asam alfa-hidroksi (AHA) …